Tantangan Baca: Kumpulan Cerpen “Kompas”

Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas (1970 - 2013)

Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas (1970 – 2013)

Cerita pendek telah menjadi bagian penting dari setiap pembaca harian nasional “Kompas”, terutama edisi hari Minggu yang menampilkan cerita pendek (dan terkadang puisi) setiap minggu. Meskipun banyak surat kabar nasional lain yang juga memuat cerpen, nyatanya cerpen Kompas tetap yang paling banyak diminati berkat kualitas sastra yang dipublikasikan, kontributor dan editor yang berdedikasi, serta konsistensi dan keseriusan penggarapan dan dokumentasi.

Berbicara mengenai dokumentasi cerpen yang dimuat di surat kabar, barangkali Kompas merupakan harian yang paling konsisten dan salah satu pionir dalam usaha penerbitan karya cerita pendek. Selama lebih dari 30 tahun, Kompas telah mengompilasi cerpen-cerpen terbaik yang dimuat selama setahun penuh. Karya-karya terbaik itu dipilih oleh editor berpengalaman maupun kritikus independen sehingga menghasilkan penilaian yang mumpuni serta menghasilkan kumpulan cerpen yang memperkaya khasanah sastra Indonesia. Sebuah karya cerpen terbaik dianugerahi penghargaan dan dijadikan judul kumpulan cerpen pada tahun tersebut.

Kumpulan cerpen pilihan Kompas disusun secara kronologis adalah sebagai berikut.

  • Dua Kelamin Bagi Midin (1970 – 1980)
  • Riwayat Negeri yang Haru (1980 – 1991)
  • Kado Istimewa (1992)
  • Pelajaran Mengarang (1993)
  • Lampor (1994)
  • Laki-Laki yang Kawin dengan Peri (1995)
  • Pistol Perdamaian (1996)
  • Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan (1997)
  • Derabat (1999)
  • Dua Tengkorak Kepala (2000)
  • Mata yang Indah (2001)
  • Jejak Tanah (2002)
  • Kurma: Kumpulan Cerpen Puasa-Lebaran (2002)
  • Waktu Nayla (2003)
  • Sepi Pun Menari di Tepi Hari (2004)
  • Jl. “Asmaradana” (2005)
  • Ripin (2006)
  • Smokol (2007)
  • Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian (2008)
  • Dodoilit Dodolit Dodolibret (2009)
  • Cinta di Atas Perahu Cadik (2010)
  • Dari Selawat Dedaunan Sampai Kunang-Kunang di Langit Jakarta (2011)
  • Laki-Laki Pemanggul Goni (2012)
  • Klub Solidaritas Suami Hilang (2013)

Selain kumpulan cerpen terbaik setiap tahunnya, penerbit Kompas-Gramedia juga belakangan turut menerbitkan kumpulan cerpen oleh pengarang tertentu yang pernah dimuat di harian Kompas. Beberapa di antaranya adalah: Kaki yang Terhormat (Gus tf Sakai); Pelajaran Pertama Bagi Calon Politisi (Kuntowijoyo); Celeng Satu Celeng Semua (Triyanto Triwikromo); dan Senja dan Cinta yang Berdarah (Seno Gumira Ajidarma).

Cerpen Kompas memang istimewa. Ruang terbatas penulisan cerpen di surat kabar (yang kerap kali mensyaratkan jumlah kata atau huruf maksimum yang boleh dimuat) justru memacu pengarang untuk melecut daya imajinasinya untuk tetap dapat menampilkan karya bermutu dalam ruang sempit cerpen koran. Hal ini tidak hanya menghasilkan karya cerpen yang konsisten formatnya, namun Kompas telah membangun sebuah standar baru dalam penulisan cerpen di Indonesia.

Keberagaman pengarang yang berkontribusi serta tema yang diusungnya juga membuat kumpulan cerpen pilihan Kompas semakin berwarna dan senantiasa dinanti setiap tahun oleh pembaca setianya. Meski demikian, nama-nama besar dan mapan di dunia penulisan cerpen dengan tema yang menjadi ciri-khasnya masing-masing masih mendominasi ranah cerpen terbaik Kompas. Beberapa di antaranya seperti Kuntowijoyo (alm.) dengan realisme sosial dan realisme magis dikisahkan dengan gaya yang mengalir dan sederhana; Seno Gumira Ajidarma dengan penokohan dan plot yang memikat; Agus Noor dan Triyanto Triwikromo dengan surealisme-nya; atau Budi Darma dengan kisah bernuansa mistik.

Sebuah daftar panjang dalam sejarah penerbitan cerita pendek ini akan menjadi tantangan tersendiri dalam membaca setiap kumpulannya. Karena dapat dikatakan bahwa kumpulan cerpen pilihan Kompas, yang dipublikasikan secara nasional setiap minggu, merupakan refleksi atau potret dari perkembangan sastra dan keadaan sosial-kemasyarakatan pada periode tersebut.

Saya pribadi menargetkan akan membaca seluruh kumpulan cerpen pilihan Kompas tersebut dalam waktu dua tahun, mulai dari Maret 2015 hingga Maret 2017.

Selamat membaca! 🙂

Advertisements

12 thoughts on “Tantangan Baca: Kumpulan Cerpen “Kompas”

  1. Aku baru baca blog post ini. Waww, ambisius sekali kamu!

    Selain itu, kumpulan cerpen Kompas yang lama-lama bukannya sudah sulit sekali dicari? Bagaimana kamu akan mendapatkan cerpen-cerpennya?

    Saya baru punya kumpulan cerpen tahun 2009 dan 2013

    Liked by 1 person

  2. Iya betul, saya cari di beberapa gramedia sudah tidak tersedia lagi kumpulan cerpen Kompas bahkan tahun 2000-an pun nggak ada. Konfirmasi langsung ke penerbitnya ternyata juga out of stock, belum ada cetak ulang.. Jadi ya paling mengandalkan toko buku bekas, semoga bisa ketemu..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s